Mengatur Layout Blog di Salespro
Walaupun fokus utama Salespro adalah landing page/penjualan, theme ini juga menyediakan layout blog.
Semua pengaturan blog dilakukan melalui Customizer.
Video Tutorial
Sebaiknya anda lihat video tutorial untuk melihat contoh perubahan layout secara langsung.
Masuk ke Pengaturan Blog
- Masuk ke Appearance → Customize.
- Cari dan klik bagian Blog.
Di dalamnya biasanya ada dua tab utama:
- Blog Layout
- Blog Content
Tab Blog Layout
Di tab ini, anda bisa mengatur:
- Blog layout:
- List klasik.
- Grid.
- Layout lain yang disediakan theme.
- Blog sidebar:
- Sidebar kiri.
- Sidebar kanan.
- Tanpa sidebar (fullwidth).
- Single sidebar:
- Mengatur sidebar untuk halaman single post.
- Blog style:
- Misalnya pilihan tampilan card, minimalis, dsb.
Lakukan perubahan dan lihat preview di sebelah kanan sebelum menekan Publish.
Tab Blog Content
Di tab ini, anda dapat mengatur konten yang ditampilkan di listing blog:
- Menonaktifkan blog thumbnail.
- Menonaktifkan single thumbnail.
- Mengatur apakah konten blog menggunakan:
- Excerpt (kutipan), atau
- Full content.
Menggunakan Excerpt
- Jika memilih excerpt, yang tampil hanya cuplikan singkat.
- Anda dapat mengatur:
- Panjang excerpt (jumlah karakter/word).
- Teks Read More (misalnya “Baca Selengkapnya”).
Ini biasanya lebih ringan dan rapi untuk daftar posting.
Menggunakan Full Content
- Jika menggunakan full content:
- Seluruh isi post ditampilkan di halaman blog.
- Disarankan menggunakan tag Read More di editor agar konten terpotong rapi.
- Lihat dokumentasi WordPress tentang Read More:
https://codex.wordpress.org/Customizing_the_Read_More
Jumlah Postingan per Halaman
Untuk mengatur jumlah postingan yang muncul di halaman blog/archive:
- Masuk ke Settings → Reading.
- Pada Blog pages show at most, masukkan jumlah postingan yang ingin ditampilkan.
- Simpan perubahan.
Tips Optimasi
- Gunakan layout yang sederhana jika fokus utama website adalah landing page, agar blog tetap ringan.
- Jangan menampilkan terlalu banyak posting di satu halaman untuk menjaga kecepatan.
- Jika menggunakan banyak gambar, pastikan sudah dikompres dan gunakan plugin lazy load bila perlu.
