Skip to content

Menggunakan Elementor di Theme Salespro

Salah satu fitur unggulan Salespro adalah dukungan penuh untuk Elementor sebagai page builder, sehingga anda bisa membuat landing page dengan metode drag & drop.

Video Tutorial

Dokumentasi asli menyertakan video penggunaan Elementor di Salespro.
Anda dapat mengisi ID video di bawah sesuai channel anda.

1. Pengaturan Awal Elementor

Sebelum membuat halaman menggunakan Elementor:

  1. Masuk ke menu Elementor → Settings.
  2. Di tab General:
    • Pastikan Post Types yang ingin diedit dengan Elementor sudah dicentang (misalnya Pages).
  3. Di bagian Style atau Advanced (tergantung versi Elementor):
    • Centang Disable Default Fonts.
    • (Opsional) Centang Disable Default Colors.

Dengan begitu, font dan warna default akan diatur oleh theme Salespro, bukan Elementor. Screenshot:

Disable Default Fonts dan Colors Elementor

2. Membuat Halaman Builder

  1. Masuk ke Pages → Add New.
  2. Isi judul halaman (misalnya “Landing Page”).
  3. Di panel Page Attributes atau Template (di editor):
    • Ubah template dari Default Template menjadi Builder (atau template khusus Salespro jika tersedia).
  4. Beberapa theme settings tambahan mungkin tersedia, seperti:
    • Disable the header
    • Disable the footer
    • Disable the section title
    • Pilih sesuai kebutuhan. Untuk landing page penuh, biasanya header/footer dinonaktifkan.
  5. Klik Publish.

Screenshot:

Theme Settings

3. Edit Halaman dengan Elementor

Setelah halaman dipublish:

  1. Klik tombol Edit with Elementor di atas editor.
  2. Elementor akan membuka interface drag & drop.
  3. Anda dapat:
    • Menambahkan section baru.
    • Menambahkan widget (Heading, Image, Button, Form, dsb).
    • Mengatur padding, margin, background, dan tipografi.

Untuk dokumentasi lengkap Elementor:
https://developers.elementor.com

4. Menghubungkan Section dengan Menu (One Page)

Jika anda ingin membuat menu yang menggulir ke section tertentu:

  1. Di Elementor:
    • Pilih section yang ingin dijadikan target.
    • Di tab Advanced, isi CSS ID (misalnya features, pricing).
  2. Di Appearance → Menus:
    • Tambahkan Custom Link.
    • URL: #features
    • Link Text: “Fitur”.
  3. Simpan menu.

Saat pengunjung mengklik menu “Fitur”, halaman akan scroll ke section dengan ID features.

5. Tips Kinerja

  • Hindari penggunaan terlalu banyak widget berat (misalnya banyak animasi) di satu halaman.
  • Kompres gambar sebelum diupload.
  • Gunakan plugin cache untuk mempercepat loading.

Jika terjadi masalah tampilan:

  • Pastikan template halaman sudah menggunakan template Builder.
  • Coba clear cache (plugin maupun browser).

Powerfull Plugin dan theme wordpress indonesia.