Instalasi dan Pengaturan DLPRO
Video Tutorial
Silahkan lihat video tutorial instalasi terlebih dahulu.
Langkah Instalasi
- Download terlebih dahulu theme Dlpro dari member area.
- Extract paket yang anda unduh.
- Upload file
dlpro.zipke WordPress melalui Appearance -> Themes -> Upload Theme. - Aktifkan theme DLPRO.
- Instal dan aktifkan semua required plugin yang diminta. Tunggu beberapa saat hingga selesai.
Aktivasi Lisensi
- Masuk ke Plugins -> Dlpro License.
- Masukkan license key yang didapat dari member area kentooz pada menu license: https://member.kentooz.com/softsale/license.
- Simpan agar lisensi aktif untuk update dan dukungan.
Import Demo Data
- Masuk ke Appearance -> Import Demo Data.
- Klik tombol Import Demo Data dan tunggu beberapa menit.
- Setelah selesai, tampilan website akan sama seperti demo. Lanjutkan dengan menyesuaikan widget dan customizer.
Customizer DLPRO
Masuk ke Appearance -> Customize untuk pengaturan tampilan theme.

General
- General Layout: atur layout umum (boxed/fullwidth).
- General Color: atur warna utama situs.
- Background Image: atur gambar latar.
- Typography: atur jenis dan ukuran huruf website.
Header
- Site Identity: logo dan identitas situs lainnya.
- Header Image: gambar latar header.
- Header Color: warna header.
- Menu Style: pengaturan gaya menu (termasuk sticky menu).
Homepage
- Top Notification: notifikasi singkat di bagian atas homepage.
- Dapat diubah dari kategori ke teks dan sebaliknya.
Blog
- Blog Layout: sticky sidebar, navigasi situs, layout arsip.
- Blog Content: pengaturan elemen konten blog, related posts, komentar Facebook, dll.
Banner
- Kelola seluruh banner yang tersedia di tema (tersedia sekitar 10 sub settings).
Footer
- Copyright text.
- Jumlah widget yang tampil di footer.
- Social footer dan pengaturan lainnya.
Other
- Head/Footer Script, Analytics, Pixel, Optimasi, dan pengaturan lainnya.
Menus
- Pengaturan menu website.
Widgets
- Pengaturan module dan sidebar website.
Additional CSS
- Masukkan custom CSS untuk kustomisasi lebih lanjut.
Persyaratan Server
- Apache dengan PHP versi 7 ke atas (mendukung 7.1 dan 7.2). Disarankan menggunakan versi terbaru.
- WordPress versi 5.0 ke atas (lebih baik versi terbaru).
- Curl Module dan OpenSSL aktif (wajib).
- Demi keamanan, jika Anda menggunakan PHP versi 7 ke bawah, sebaiknya update ke versi 7+.
